Showing posts with label PHP dan MySQL. Show all posts
Showing posts with label PHP dan MySQL. Show all posts

Thursday, November 17, 2016

Membuat CRUD Dengan PHP Mysqli OOP

Membuat CRUD Dengan PHP Mysqli OOP

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Baca dulu : Perbedaan mysql dan mysqli Extension PHP

Apa kabar semuanya ? Melanjutkan tutorial belajar ekstensi mysqli di PHP, kali ini kita sudah sampai belajar CRUD dengan mysli oop. Bagi kalian yang ketinggalan tutorial saya silahkan ikuti tutorial sebelumnya yaitu :

Membuat CRUD dengan PHP Mysqli Prosedural

Sebelum kalian mengikuti tutorial Membuat CRUD dengan PHP Ekstensi mysqli Object Oriented Style ini, sebaiknya kalian fahami dulu apa itu OOP :

Konsep Dasar Pemrograman Berorientasi Objek (OOP)

Untuk demo aplikasi CRUD nya bisa dilihat dibawah :









Untuk tampilannya kita menggunakan framework css punyanya google yaitu materializecss, cara membuat tampilannya seperti diatas silahkan ikuti tutorial ini :
Membuat Desain Web Responsive dengan Materializecss

Sebenarnya untuk menggunakan fungsi mysqli OOP bawaan cukup seperti contoh dibawah sudah bisa,
<?php
$db = new mysqli("localhost", "root", "", "db_yukcoding");
$query = $db->query("select * from tb_anggota");
$data = $query->fetch_array();
$cek = $query->num_rows;
?>
Tetapi pada tutorial kali ini selain saya menggunakan fungsi OOP dari bawaan mysqli. saya juga membuat class baru yg didalamnya berisi function-function untuk melakukan proses CRUD data.

Artinya tidak full OOP fungsi-fungsi dari proses yang saya buat, jadi yang OOP hanya fungsi bawaan dari mysqli dan fungsi-fungsi CRUD-nya. Jadi agak semi prosedural.








Wednesday, November 16, 2016

Konsep OOP

Konsep Dasar Pemrograman Berorientasi Objek (OOP)


Pengertian Pemrograman Berorientasi Objek

Pemrograman Berorientasi Objek atau Object Oriented Programming (OOP) adalah sebuah tata cara pembuatan program (programming paradigm) dengan menggunakan konsep “objek” yang memiliki data (atribut yang menjelaskan tentang objek) dan prosedur (function) yang dikenal dengan method. (http://en.wikipedia.org/wiki/Object-oriented_programming)
Dalam pengertian sederhananya, OOP adalah konsep pembuatan program dengan memecah permasalahan program dengan menggunakan objek. Objek dapat diumpamakan dengan ‘fungsi khusus’ yang bisa berdiri sendiri. Untuk membuat sebuah aplikasi, berbagai objek akan saling bertukar data untuk mencapai hasil akhir.
Berbeda dengan konsep fungsi atau ‘function’ di dalam pemrograman, sebuah objek bisa memiliki data dan function tersendiri. Setiap objek ditujukan untuk mengerjakan sebuah tugas, dan menghasilkan nilai akhir untuk selanjutnya dapat ditampilkan atau digunakan oleh objek lain.

Fungsi Pemrograman Berorientasi Objek dalam PHP

PHP bukan bahasa pemrograman yang ‘murni’ berbasis objek seperti Java. Bahkan, konsep OOP dalam PHP baru hadir dalam PHP versi 4, dan disempurnakan oleh PHP versi 5. Dengan kata lain,OOP di PHP merupakan ‘fitur tambahan’. Anda bisa membuat situs web dengan PHP tanpa menggunakan objek sama sekali.
Dalam studi pemrograman, pembuatan program dalam PHP tanpa menggunakan objek disebut juga dengan pemrograman prosedural atau pemrograman fungsional. Dikenal dengan pemrograman prosedural, karena kita memecah kode program menjadi bagian-bagian atau fungsi-fungsi kecil, kemudian menyatukannya untuk menghasilkan nilai akhir.
Dengan membuat program secara prosedural, aplikasi bisa dibuat dengan cepat dan mudah dipelajari jika dibandingkan dengan pemrograman berbasis objek (bagi anda yang pernah mempelajari Java, tentu telah ‘melewati’ hal ini). Keuntungan pemrograman berbasis objek baru terasa ketika program tersebut telah ‘besar’ atau kita bekerja dengan tim untuk membagi tugas. Konsep ‘objek’ untuk memisahkan program menjadi bagian-bagian yang berdiri sendiri akan memudahkan dalam membuat program.
Saya tidak akan panjang lebar menjelaskan tentang keuntungan atau kerugian menggunakan OOP. Sebagai programmer web, OOP adalah salah satu makanan wajib. Pembuatan website modern saat ini akan lebih mudah jika menggunakan template kode program yang dikenal dengan framework. Daripada kita membuat situs mulai dari awal, menggunakan framework akan mempercepat proses kerja. Dan framework PHP hampir semuanya dibuat menggunakan OOP.
Pemrograman berbasis objek tidak hanya berisi ‘object’. Selanjutnya kita akan belajar OOP PHP, dan pertama kita akan membahas tentang pengertian class, object, property dan method. Keempat ‘keyword’ inilah yang menjadi pondasi dasar dari Pemrograman Berorientasi Objek. Selain pengertian, kita juga akan mempelajari cara penulisannya dengan PHP.
Untuk memudahkan pemahaman dan agar sejalan dengan istilah aslinya, saya tetap menggunakan istilah bahasa inggris untuk kata kunci PHP, seperti: class, object, property dan method.

engertian Class dalam Pemrograman Berbasis Objek

Class adalah ‘cetak biru’ atau ‘blueprint’ dari object. Class digunakan hanya untuk membuat kerangka dasar. Yang akan kita pakai nantinya adalah hasil cetakan dari class, yakni object.
Sebagai analogi, class bisa diibaratkan dengan laptop atau notebook. Kita tahu bahwa laptop memiliki ciri-ciri seperti merk, memiliki keyboard, memiliki processor, dan beberapa ciri khas lain yang menyatakan sebuah benda tersebut adalah laptop. Selain memiliki ciri-ciri, sebuah laptop juga bisa dikenakan tindakan, seperti: menghidupkan laptop atau mematikan laptop.
Class dalam analogi ini adalah gambaran umum tentang sebuah benda. Di dalam pemrograman nantinya, contoh class seperti: koneksi_database dan profile_user.
Di dalam PHP, penulisan class diawali dengan keyword class, kemudian diikuti dengan nama dari class. Aturan penulisan nama class sama seperti aturan penulisan variabel dalam PHP, yakni diawali dengan huruf atau underscore untuk karakter pertama, kemudian boleh diikuti dengan huruf, underscore atau angka untuk karakter kedua dan selanjutnya. Isi dari class berada dalam tanda kurung kurawal.
Berikut adalah contoh penulisan class dalam PHP :

Pengertian Property dalam Pemrograman Berorientasi Objek

Property (atau disebut juga dengan atribut) adalah data yang terdapat dalam sebuah class. Melanjutkan analogi tentang laptop, property dari laptop bisa berupa merk, warna, jenis processor, ukuran layar, dan lain-lain.
Jika anda sudah terbiasa dengan program PHP, property ini sebenarnya hanyalah variabel yang terletak di dalam class. Seluruh aturan dan tipe data yang biasa diinput kedalam variabel, bisa juga diinput kedalam property. Aturan tata cara penamaan property sama dengan aturan penamaan variabel.

Berikut adalah contoh penulisan class dengan penambahan property :
Dari contoh diatas, $merk, $ukuran_layar dan $jenis_processor adalah property dari class laptop. Seperti yang kita lihat, penulisan property di dalam PHP sama dengan cara penulisan variabel, yakni menggunakan tanda dollar ($). Sebuah class tidak harus memiliki property.

Pengertian Method dalam Pemrograman Berorientasi Objek

Method adalah tindakan yang bisa dilakukan didalam class. Jika menggunakan analogi class laptop kita, maka contoh method adalah: menghidupkan laptop, mematikan laptop, mengganti cover laptop, dan berbagai tindakan lain.
Method pada dasarnya adalah function yang berada di dalam class. Seluruh fungsi dan sifat function bisa diterapkan kedalam method, seperti argumen/parameter, mengembalikan nilai (dengan keyword return), dan lain-lain.

Berikut adalah contoh penulisan class dengan penambahan method :
Dari contoh diatas, function hidupkan_laptop() dan function matikan_laptop() adalah method dari class laptop. Seperti yang kita lihat, bahwa penulisan method di dalam PHP sama dengan cara penulisan function. Sebuah class tidak harus memiliki method.

Pengertian Object dalam Pemrograman Berbasis Objek

Object atau Objek adalah hasil cetak dari class, atau hasil ‘konkrit’ dari class. Jika menggunakan analogi class laptop, maka objek dari class laptop bisa berupa: laptop_andi, laptop_anto, laptop_yukcoding, dan lain-lain. Objek dari class laptop akan memiliki seluruh ciri-ciri laptop, yaitu property dan method-nya.
Proses ‘mencetak’ objek dari class ini disebut dengan ‘instansiasi’ (atau instantiation dalam bahasa inggris). Pada PHP, proses instansiasi dilakukan dengan menggunakan keyword ‘new’. Hasil cetakan class akan disimpan dalam variabel untuk selanjutnya digunakan dalam proses program.






Monday, September 26, 2016

Sintak Dasar Pemrograman Java

Sintak Dasar Pada Pemrograman Java. 
logo java
Pada saat kita pertama belajar bahasa pemrograman Java, hal yang harus dilakukan adalah mengerti apa itu Java?. Java adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang awalnya dikembangkan oleh Sun Microsystems dan dirilis pada tahun 1995. Java berjalan pada berbagai platform, seperti Windows, Mac OS dan berbagai versi UNIX. Dalam tutorial ini kita membahas dasar sintak pada pemrograman java. Mari kita coba kode sederhana yang menampilkan kalimat Hello World.
public class Hello{
 /*Program menampilkan 'Hello World' */

 public static void main(String[]args){
 System.out.println("Hello World");
}
}Mari kita lihat cara menyimpan file,compaile, dan menjalankan program tersebut
1. Buka notepad dan tambahkan kode di atas.
2. Simpan dengan nama: Hello.java
3. Buka command prompt(CMD). Masuk ke direktori dimana Anda simpan. Asumsikan itu ada di C:\ .
4. Ketik ‘ Javac Hello.java ‘ dan tekan enter untuk compaile kode Anda. Jika tidak ada kesalahan dalam kode Anda maka command prompt akan membawa ke baris berikutnya.
5. Sekarang, ketik ‘ java Hello ‘ untuk menjalankan program.
6. Anda akan melihat ‘ Hello World ‘ dicetak pada jendala command prompt.
C :\ javac Hello.java
C :\ java Hello
Hello World
Cara diatas dapat juga dilakukan pada terminal linux.

Sintak Dasar pada Pemrograman Java

Pada Pemrograman Java, sangat penting untuk diingat hal-hal berikut ini.
–Case Sensitivity berarti pengidentifikasi Hello dan hello akan memiliki arti yang berbeda pada Java.
–Class Names, Untuk semua nama class, huruf pertama harus kapital. Jika beberapa kata yang digunakan untuk membentuk nama class, huruf pertama setiap kata harus kapital. Contoh class: MyFirstJavaClass
–Method Names, Semua nama Method harus diawali dengan huruf kecil. Jika beberapa kata yang digunakan untuk membentuk nama method, maka huruf pertama diawali dengan huruf kecil kemudian kata berikutnya diawali dengan huruf kapital. Contoh public void myMethodName ()
–Program File Name, nama file program harus persis sesuai dengan nama class. Ketika menyimpan file, Anda harus menyimpannya dengan nama class (ingat Java adalah case sensitive) dan menambah ‘.java’ ke akhir nama ( jika nama file dan nama class tidak cocok, program Anda tidak dapat di compaile. Contoh: Asumsikan ‘MyFirstJavaProgram’ adalah nama class, maka file tersebut harus disimpan dengan ‘MyFirstJavaProgram.java’.
–public static void main(String args[]), program Java memulai proses dari method main(),yang merupakan bagian wajib dari setiap program Java.

Tuesday, September 20, 2016

Pengertian PHP dan MySql


PHP adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis, walaupun tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain.
Contoh terkenal dari aplikasi PHP adalah forum (phpBB) dan MediaWiki (software di belakang Wikipedia). PHP juga dapat dilihat sebagai pilihan lain dari ASP.NET/C#/VB.NET Microsoft, ColdFusion Macromedia, JSP/Java Sun Microsystems, dan CGI/Perl. Contoh aplikasi lain yang lebih kompleks berupa CMS yang dibangun menggunakan PHP adalah Mambo, Joomla!, Postnuke, Xaraya, dan lain-lain.
Sejarah PHP
Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs Personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web.Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi open source, maka banyak programmer yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP. Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan. Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP dirubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing. Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi. Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.

Kelebihan PHP dari bahasa pemrograman lain

  • Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya. 
  • Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana - mana dari mulai apache, IIS, Lighttpd, hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah. 
  • Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan. 
  • Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak. 
  • PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix, Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system. 

Pengertian MySQL



MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.
Relational Database Management System (RDBMS) MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Dimana setiap orang bebas untuk menggunakan MySQL, namun tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama, yaitu SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis. Keandalan suatu sistem database (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja optimizer-nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL, yang dibuat oleh user maupun program-program aplikasinya. Sebagai database server, MySQL dapat dikatakan lebih unggul dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL bisa sepuluh kali lebih cepat dari PostgreSQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase.

MySQL memiliki beberapa keistimewaan, antara lain :

  1. Portabilitas. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
  2. Open Source.MySQL didistribusikan secara open source, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara cuma-cuma.
  3. ‘Multiuser’. MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
  4. ‘Performance tuning’. MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
  5. Jenis Kolom. MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
  6. Perintah dan Fungsi. MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query).
  7. Keamanan. MySQL memiliki beberapa lapisan sekuritas seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi terenkripsi.
  8. Skalabilitas dan Pembatasan. MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
  9. Konektivitas. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).
  10. Lokalisasi. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.
  11. Antar Muka. MySQL memiliki interface (antar muka) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
  12. Klien dan Peralatan. MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan (tool)yang dapat digunakan untuk administrasi basis data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk online.
  13. Struktur tabel. MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle. 
Kesinambungan antara PHP dan MySQL 

Penggunaan PHP dan MySQL dapat menjadikan dan memudahkan untuk pembuatan aplikasi secara gratis dan stabil (dikarenakan banyak komunitas developer PHP dan MySQL yang ber-kontribusi terhadap bugs)